Jovanni Enralin : To Test the Limit and Breakhthrough

Share
Jovanni Enralin Pemagang Communication Specialist dan Azis Amirulbahar Pemagang IT Specialist
Jovanni Enralin Pemagang Communication Specialist dan Azis Amirulbahar Pemagang IT Specialist

Tiga bulan sudah saya menjadi bagian dari tim pemagang OGI angkatan 11. Bersama dengan dua rekan saya yang lain, Tasha dan Azis, kami melewati masa tiga bulan yang penuh dinamika dan tentunya penuh pembelajaran. Pada hari terakhir masa magang, kami diminta untuk memberikan kesan dan pesan selama menjalani masa magang di OGI. Kami bertiga sepakat, bahwa pembelajaran yang tak ternilai harganya sekali lagi telah kami dapatkan dengan mengikuti program magang OGI.

Kami tentunya datang dengan niat dan tujuan yang berbeda-beda pada awal proses rekrutmen pemagang OGI angkatan 11 ini. Saya pribadi, datang dengan tujuan untuk mempelajari komunikasi dan dampaknya terhadap sebuah gerakan. Saya yang tidak memiliki ilmu dasar sebagai seorang ahli komunikasi, rasanya ingin menantang diri saya sendiri. “To test the limit and breakhthrough”, salah satu penggalan lirik dari lagu kesukaan saya itu seakan menjadi panduan bagi saya dalam beberapa tahun belakangan ini. Saya selalu ingin mendobrak apa yang saya pikir menjadi batasan-batasan dalam diri saya. Salah satu caranya adalah, menyemplungkan diri kedalam dunia yang benar – benar baru bagi saya; Pemerintahan dan Komunikasi.

Pada awalnya, saya memang cukup kesulitan ketika dalam harus mengerti apa itu OGI, bagaimana cara komunikasinya, dan lain sebagainya, dalam waktu yang singkat. Dengan bantuan dari mentor-mentor yang ada dan kemauan untuk belajar
yang keras, akhirnya saya bisa mengerti. Saya bisa mengerti kenapa OGI itu harus ada, saya bisa mengerti pentingnya pengemasan pesan komunikasi pada suatu gerakan, saya juga bisa mengerti, bahwa tak selamanya kita harus selalu mengkritik pemerintah atas apa yang terjadi di negeri kita. Keputusan-keputusan yang dibuat oleh pemerintah, mengikutkan nasib seluruh warga Indonesia kedepan. Butuh lebih dari satu-dua kali pertimbangan untuk benar-benar memutuskan suatu hal atas nama pemerintahan.

Di akhir masa program Magang OGI, saya sangat bersyukur. Betapa saya pernah merasakan berada di tengah-tengah orang yang serius berjuang untuk berjalannya proses pemerintahan. Sungguh kesempatan yang amat baik yang bisa dimiliki oleh seorang fresh graduate seperti saya untuk bergabung dalam program Magang OGI angkatan 11.

“Jika semua orang yang anti pemerintahan, yang mengkritik pemerintahan, tidak mau merubah pemerintahan dari dalam, selamanya pemerintahan Indonesia akan terus seperti yang mereka kritik selama ini.” – Anies Baswedan

Leave a Reply

avatar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  Subscribe  
Notify of