FacebookTwitterGoogle+EmailWhatsAppShare

Oleh : Pemerintah Kota Bandung

Selama tahun 2016, Open Data Kota Bandung berhasil membuka data sebanyak 1081 data dari 843 dataset yang di unggah oleh 68 SKPD (Satuan Perangkat Kerja Daerah) yang dikelompokkan dalam 10 kategori. Berikut ini adalah resume Open Data Kota Bandung pada tahun 2016.

Data Terbanyak

Dari 68 SKPD, Perusahaan Daerah Pasar Bermartabat menjadi SPKD yang paling banyak mengunggah datanya ke portal sebanyak 169 data. Di urutan berikutnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan 98 data, Sementara Kecamatan Bojongloa Kidul, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Dinas Kesehatan memiliki 59, 47 dan 41 data. Selengkapnya terdapat di diagram dibawah ini.

top_data_skpd
                                            SKPD Dengan Data Terbanyak (Sumber: Portal Data Kota Bandung)

 

Kumpulan Data

Dalam jumlah kumpulan data, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki 76 dataset, kemudian Kecamatan Bojongloa Kidul sebanyak 59 dataset. Sementara Dinas Kesehatan dan Kecamatan Antapani memiliki 41 kumpulan data dan Kecamatan Cibeunying Kidul 34.

Kumpulan Data

Dalam jumlah kumpulan data, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memiliki 76 dataset, kemudian Kecamatan Bojongloa Kidul sebanyak 59 dataset. Sementara Dinas Kesehatan dan Kecamatan Antapani memiliki 41 kumpulan data dan Kecamatan Cibeunying Kidul 34.

top_dataset_skpd
                                    SKPD Dengan Kumpulan Data Terbanyak (Sumber: Portal Data Kota Bandung)

 

Sebaran Data Dalam Grup

Sebanyak 19.33% data yang terdapat di portal data termasuk dalam kategori kependudukan dan ketenagakerjaan dan 13.51% data terkait ekonomi dan keuangan.

sebaran_grup
                                     Persentase Data Dalam Grup (Sumber: Portal Data Kota Bandung)

Dengan demikian, rataan data yang di unggah ke portal sebanyak 90 data perbulan dan sebagai SKPD dengan pemilik data terbanyak, PD Pasar menggungah sekitar 14 data.

Selama tahun 2016, open data kota Bandung telah membuat lebih dari 12 visualisasi data sebagai salah satu cara pemanfaatan data. Untuk lebih jauh tentang visualisasi data, kunjungi tautan berikut ini.

Selain itu, Open Data Kota Bandung menggelar 3 agenda besar terkait dengan penyelenggaraan Open Data di Kota Bandung. Pertama, pada bulan Maret 2016. Pemerintah Kota Bandung menggelar Focus Group Discussion bersama seluruh SPKD di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Kedua, Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai pengelola inisiatif Open Data Kota Bandung menyelengarakan Data Discover Workshop pada bulan Agustus 2016. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satu Data Indonesia (Kantor Staf Presiden). Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika mengajak Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP), Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) dan Dinas Pendidikan untuk bersama-sama melaksanakan DDW.

Terakhir, bertepatan dengan ulang tahun insiatif Open Data Kota Bandung yang ke-2, Open Data Kota Bandung mengadakan seminar dan workshop untuk pemanfaatan data terbuka yang diberi nama Explore Bandung Open Data 2016. Agenda yang berlangsung pada tanggal 2 sampai dengan 4 Desember ini mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengolah data-data yang tersedia di portal.

Sebagai penutup, Open Data Kota Bandung dengan 1081 data terbukanya telah melampaui RAD (Rencana Aksi Daerah) tahun 2016 yang disusun oleh Sekretariat Open Government Indonesia yang semula Pemerintah Kota Bandung hanya menargetkan 1000 data terbuka.

###

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>