FacebookTwitterGoogle+EmailWhatsAppShare

Oleh : Open Government Partnership Support Unit –

OGP Annual Report

Open Government Partnership (OGP) telah berhasil dan terus meningkatkan komitmen politik tingkat tinggi untuk reformasi keterbukaan pemerintah, sebagaimana dibuktikan melalui beberapa capaian-capaian di tingkat global dan regional. Review jangka menengah (MTR) OGP menegaskan bahwa OGP telah berhasil memperkuat upaya internasional dan membantu menyusun sebuah kerangka kerja normatif untuk keterbukaan pemerintah di seluruh dunia dalam pemerintahan. Didasari oleh keberhasilan ini, OGP terus melanjutkan upayanya selama tahun 2016 untuk terus meningkatkan ambisi kolektif di berbagai bidang prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tapi di tahun 2016 juga menjadi tahun dimana OGP semakin ditantang untuk dapat lebih rinci mendefinisikan prinsip keterbukaan pemerintah di tengah-tengah perubahan lanskap geopolitik. Ini adalah kesempatan bagi OGP untuk dapat memposisikan dirinya sebagai kemitraan internasional dimana pluralisme, inklusivitas, dan musyawarah menjadi landasan bagi hadirnya reformasi keterbukaan pemerintah, dan bagi pemerintah untuk menunjukkan kepemimpinan dalam memperjuangkan reformasi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan warga.

Deklarasi Paris tentang Keterbukaan Pemerintah menegaskan kembali prinsip dan nilai-nilai keterbukaan di tengah-tengah konteks geopolitik saat ini. Dua puluh aksi kolektif yang dihasilkan deklarasi ini merupakan puncak dari kontribusi dari tiga ratus dari lebih dari tiga puluh pemerintah serta tujuh puluh organisasi masyarakat sipil. Transparansi dalam pengelolaan keuangan partai politik, lobi politik dan pengaruh, aksi melawan perubahan iklim, dan Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), adalah beberapa area utama kerjasama internasional di mana negara-negara penandatangan berkomitmen untuk terus mendorong maju.

Demikian pula, di Pertemuan Anti-Korupsi di London pada bulan Mei, OGP diposisikan sebagai kendaraan untuk memastikan pelaksanaan dan akuntabilitas dari komitmen anti-korupsi. Terdapat empat puluh negara, sebelas kepala negara dan pemerintahan, masyarakat sipil, organisasi multilateral, dan bisnis yang ikut pada pertemuan tersebut. Bahkan pada pernyataan terakhir dari pertemuan tersebut, yang ditandatangani oleh semua pemimpin pemerintahan yang hadir, OGP secara jelas dinyatakan sebagai mekanisme kunci untuk memastikan ketercapaian langkah-langkah antikorupsi. The Economist, salah satu majalah terkemuka dunia yang telah banyak meningkatkan visibilitas agenda pemerintahan yang terbuka dalam tulisannya, menuliskan bagaimana OGP berperan penting untuk dapat mempertahankan komitmen pertemuan tingkat tinggi ini. Selain itu, sebelas pemerintahan negara juga menggunakan kesempatan berpidato pada acara tersebut untuk menyampaikan pernyataan secara eksplisit tentang rencana mereka untuk menggunakan forum OGP sebagai bagian dari upaya anti-korupsi mereka, dan Presiden Muhammadu Buhari dari Nigeria bahkan mengumumkan bahwa negaranya akan segera bergabung dengan kemitraan OGP.

Di tahun 2016 yang lalu, kita juga dapat melihat ekspansi dari kemitraan OGP baik secara lingkup dan luasnya. Beberapa negara-negara dengan posisi geopolitis yang penting dari Asia, Afrika, dan Eropa bergabung OGP di 2016. Menyajikan sebuah peluang besar untuk memperluas busur pemerintahan yang terbuka di dunia. Dalam upaya untuk memperdalam keterlibatan warga negara dan meningkatkan responsivitas pemerintah, kemitraan OGP juga diperluas secara vertikal dengan mengikutsertakan pemerintah daerah di 15 negara.

Melalui kemitraan ini, bersama-sama OGP akan membantu untuk membangun sebuah gerakan global reformis yang melalui kombinasi kegiatan seperti kolaborasi, advokasi, dan diskusi intelektual, akan membentuk kembali dan memperkuat hubungan banyak negara dengan warganya.

###

Artikel ini merupakan terjemahan dari hasil Laporan Tahunan Open Government Partnership 2016. Hasil lengkap dari laporan ini dapat diunduh di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>